Logo dan Maskot POMNas XV Sulawesi Selatan

Logo dan Maskot POMNas XV Sulawesi Selatan

1. Makna Logo POMNas

Simbol Kapal phinisi yang merupakan perahu khas Bugis-Makassar, memaknai perjalanan kehidupan melalui proses kekuatan dan ketahanan akan gelombang zaman dalam mengarungi samudera kehidupan yang penuh tantangan dan harus ditaklukkan dengan Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni.

TIGA LAYAR melambangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi : Penelitian,Pendidikan, dan Pengabdian kepada Masyarakat, yang akan membawa mahasiswa Indonesia mengelola dan mengembangkan potensi sumberdaya dalam mengabdi kepada kejayaan nusa dan bangsa.

GELOMBANG melambangkan tantangan kehidupan yang harus ditaklukkan dengan kemauan keras, kebebasan berekspresi, berjiwa besar, dan berkarakter yang dilandasi nilai-nilai kearifan lokal budaya maritim Indonesia.

RING SPORT melambangkan persahabatan, persaudaraan dan persatuan dalam Olahraga terjalin dan direkat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk mencapai prestasi tanpa mempersoalkan agama, ras, dan budaya dengan semangat sportifitas dalam mencapai dan meraih prestasi pada POMNas XV 2017 Sulawesi Selatan

WARNA HITAM melambangkan keteguhan dan kekuatan, kewibawaan , kedisiplinan, dan berkemauan keras mencapai pribadi yang utuh.

WARNA MERAH melambangkan semangat, kekuatan, keberanian, perjuangan, dan cinta tanah air.

WARNA HIJAU melambangkan kesuburan,pertumbuhan,pembaharuan,keseimbangan, dan persahabatan.

WARNA KUNING melambangkan kedewasaan, kerjasama, kemuliaan, kebahagiaan,kebijaksanaan dan kesatriaan

WARNA BIRU melambangkan kepercayaan, dinamis,loyalitas,idealisme, persahabatan, dan harmoni kehidupan.

 

 2. Makna Maskot POMNas XV Sulawesi Selatan

AYAM JANTAN memakai "PASSAPU" dikepala dan menakai Sutera dililitkan dipinggang tempat menyelipkan Badik merupakan simbol pakaian adat bugis-makassar sulawesi selatan

Ayam jantan dari Timur adalah julukan yang diberikan kepada Sultan Hasanuddin, karena keberanian Sultan Hasanuddin melawan penjajah sehingga menjadi simbol dalam "Filosofi Keberanian" masyarakat Bugis-Makassar Sulawesi Selatan.

AYAM JANTAN MERAH melambangkan kekukuhan berpijak, Unhas sebagai Leading Sektor POMNas XV 2017, merupakan simbol panji-panji kebesaran dan mempunyai makna sangat mendalam dalam menata kehidupan sosial kemasyarakatan dengan kehidupan lokal budaya maritim masyarakat Bugis-Makassar Sulawesi Selatan, membawa serta simbol-simbol kemauan keras, kebebasan berpikir, berjiwa besar untuk mencapi prestasi dengan keseluruhan ilmu pengetahuan, kebahagiaan dan kesentosaan hidup dalam mengabdi kepada kejayaan nusa dan bangsa.

PASSAPU, adalah ikat kepala tradisional yang dikenakan di kepala melambangkan kehormatan dan ketinggian martabat yang selalu dijunjung tinggi masyarakat Bugis-Makassar Sulawesi Selatan.

BADIK, bukan hanya sebagai senjata untuk membela diri, namun menjadi lambang kedewasaan dalam mengemban amanah, sehingga terdapat kepercayaan yang menimbulkan ketenagan, kedamaian, kesejahteraan, dan kemakmuran dengan nilai kerendahan hati dan kesabaran.

LIPA SABBE, bukan saja berfungsi sebagai penghias tubuh, tetapi juga sebagai kelengkapan suatu upacara yang dikenakan dalam penerimaan tamu, atau upacara tertentu yang melambangkan keagungan POMNas XV Sulawesi Selatan.

WARNA MERAH melambangkan semangat, kekuatan, keberanian, perjuangan, dan cinta tanah air, mencerminkan kekukuhan dan kemauan keras, kebebasan berpikir dan berjiwa besar mencapai keseluruhan Ilmu Pengetahuan.

WARNA HITAM melambangkan keteguhan dan kekuatan, kewibawaan , kedisiplinan, dan berkemauan keras mencapai pribadi yang utuh.

WARNA KUNING melambangkan kedewasaan, kerjasama, kemuliaan, kebahagiaan,kebijaksanaan dan kesatriaan